Padang (24/8). DPD LDII Kota Padang menggelar Tabligh Akbar yang dirangkai dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bekerja sama dengan Puskesmas Koto Panjang Ikur Koto (KPIK) pada Minggu (21/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti warga, masyarakat sekitar, serta santri Pondok Pesantren Miftahul Huda sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan deteksi dini berbagai penyakit.
Ketua DPD LDII Kota Padang, dr. H. Muhammad Iqbal, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi program DPW LDII Sumatera Barat yang dilaksanakan di tingkat kota dan kabupaten se-Sumbar. Menurutnya, CKG menjadi salah satu bentuk kontribusi organisasi dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan program kerja LDII Sumatera Barat yang kami implementasikan di Kota Padang melalui agenda tahunan organisasi. Kami ingin menghadirkan manfaat yang langsung dirasakan masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan dan edukasi penanganan penyakit,” ujar Iqbal yang juga dokter spesialis bedah di RS Hermina itu.
Iqbal menilai kolaborasi antara LDII Kota Padang dan Puskesmas KPIK menjadi contoh sinergi positif antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah. Ia mengatakan kegiatan tersebut sejalan dengan upaya pembangunan sumber daya manusia yang sehat sebagaimana tertuang dalam program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan tidak berhenti pada proses skrining awal. Warga yang ditemukan memiliki indikasi gangguan kesehatan akan mendapatkan arahan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan melalui fasilitas kesehatan yang tersedia.
“Setelah dilakukan pemeriksaan, apabila ditemukan gejala atau indikasi penyakit tertentu, peserta akan diarahkan untuk mendapatkan tindak lanjut di puskesmas terdekat. Bila diperlukan, mereka juga dapat dirujuk ke fasilitas kesehatan lanjutan agar memperoleh penanganan medis yang tepat,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa tahapan pemeriksaan dalam program CKG meliputi pengecekan kesehatan gigi dan gusi, pemeriksaan tekanan darah, pengukuran kadar gula darah, serta identifikasi berbagai keluhan kesehatan melalui metode anamnesis atau wawancara medis. Langkah tersebut bertujuan untuk memperoleh gambaran kondisi kesehatan peserta secara menyeluruh.
“Selain memberikan layanan kesehatan dasar, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kesehatan bagi masyarakat. Melalui pemeriksaan dan konsultasi yang diberikan, peserta memperoleh pemahaman mengenai faktor risiko penyakit serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan sejak dini,” tutupnya.

Sekretaris DPD LDII Kota Padang, Lil Huda, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pengabdian LDII untuk bangsa, khususnya dalam membantu meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.
“Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. LDII ingin hadir tidak hanya melalui pembinaan keagamaan, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat, termasuk di bidang kesehatan,” ujarnya.
Lil Huda menambahkan bahwa LDII Kota Padang berkomitmen untuk terus mengembangkan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Menurutnya, kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut diharapkan dapat dilaksanakan secara rutin sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
“Pada pelaksanaan kali ini, LDII Kota Padang juga melibatkan warga Pondok Pesantren Miftahul Huda. Terdapat puluhan santri yang mengikuti pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari upaya pemantauan kesehatan berkala di lingkungan pesantren yang memiliki karakteristik populasi homogen,” jelasnya.
Ia berharap para peserta yang telah mendapatkan arahan dan masukan dari dokter maupun tenaga medis dapat menindaklanjuti hasil pemeriksaan sesuai rekomendasi yang diberikan. “Apabila ada warga, masyarakat, maupun santri yang mengalami gejala penyakit tertentu, hendaknya segera melakukan pemeriksaan lanjutan agar mendapatkan penanganan medis yang tepat sehingga dapat kembali beraktivitas secara sehat dan normal,” pungkasnya.
Melalui kolaborasi tersebut, LDII Kota Padang berharap masyarakat semakin menyadari pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara berkala. Selain sebagai sarana pelayanan kesehatan, kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah edukasi dan deteksi dini terhadap berbagai gejala penyakit sehingga masyarakat dapat memperoleh penanganan medis lebih cepat dan tepat.


