Cetak Kader Humas, LDII Sumbar Latih Ratusan Pemuda dengan Jurnalistik Mahir Dasar

Share to :
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Padang (27/11). DPW LDII Sumatera Barat (Sumbar) menggelar Pelatihan Jurnalistik Mahir Dasar pada 21–23 November silam, di Gedung Serbaguna Ponpes Miftahul Huda, Padang, Sumbar. Kegiatan ini diikuti anggota Biro Komunikasi Informasi dan Media (KIM) DPW LDII Sumbar serta generasi muda penggiat media sosial.

Ketua DPP LDII Rulli Kuswahyudi menilai pelatihan di Sumatera Barat sebagai salah satu yang sukses. “Jumlah pesertanya banyak dan potensinya luar biasa. Banyak mahasiswa dan pemuda LDII yang ikut. Kami optimistik mereka bisa turut berkiprah sebagai humas LDII Sumbar,” ujarnya.

Rully menambahkan, kemampuan peserta terlihat berkembang saat sesi praktik. “Dari hasil praktik, terlihat peserta sudah memahami materi yang diberikan. Kesalahan-kesalahan yang muncul masih wajar karena baru tahap awal, “Kami berharap peserta sering berlatih agar semakin mahir, yang sudah bagus jangan berpuas diri, yang masih kurang jangan patah semangat. Semua bisa belajar,” jelas Koordinator Bidang Komunikasi, Informasi, dan Media DPP LDII itu.

Pelatihan itu menghadirkan narasumber dari DPP LDII, sedangkan peserta merupakan utusan DPD LDII se-Sumbar. Dalam pelatihan itu diajarkan pula menulis berita *straight news,* teknik pengambilan video menggunakan kamera profesional maupun ponsel, serta pengenalan konten media sosial.

Ketua DPW LDII Sumbar, Muchfiandi berharap, kegiatan ini menjadi pemantik munculnya konten positif serta memasifkan penulisan berita kegiatan LDII Sumbar. “Ke depan, pemuda LDII ini harus lebih berkontribusi dalam dunia jurnalistik dan komunikasi digital. Kegiatan LDII sangat banyak, namun minimnya publikasi membuat kiprahnya kurang terdengar oleh masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan juga bagian dari upaya penguatan literasi media sesuai dengan tujuan acara. Ia menekankan, tugas seorang jurnalis meliputi proses melihat, mengamati, menganalisis, menulis, hingga menyampaikan informasi kepada masyarakat secara bertanggung jawab.

“Ini tugas yang mulia karena termasuk syiar dan dakwah. Harapannya, para jurnalis mampu menyampaikan informasi dengan bahasa yang mudah dipahami dan diterima masyarakat”, tutupnya

Muchfiandi berharap para peserta ini nantinya dapat memperkenalkan LDII sebagai ormas Islam yang mengusung prinsip *rahmatan lil ‘alamin*. Ia menargetkan seluruh peserta pelatihan dapat bergabung dalam kelompok kerja LDII News Network (LINES) di bawah Biro KIM DPW LDII Sumbar. (Nisa/LINES)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram